What can
we know about the value and meaning
of the words right
and wrong, and of course it is about the actions,
behavior, or
speech. Is
the word born of a
human moral values is called culture or about its
role in human life that
has to do with profit
and loss factors on human
life itself. Or is
there an intrinsic rules that govern them?
From anywhere come from?
Truth or may not be other errors as we feel now
this is the truth and the false error , truth and error that comes and
born of the culture for generations of our ancestors , from the birth
story , and something that was born out of a cultural assimilation and
cumulative . Truth in the human eye is something that benefit
him personally or groups , as well as the error is seen (in the eyes of
human ) is something that is considered detrimental to himself or
faction , or also maybe something that is not pleasant to hear , not a
pretty sight , and felt uneasy . It sounds confusing , but the question is
when and where the first time since we were born , we learn about
something is right or wrong . From the standpoint of where we can feel
it ? ?
Truth and
error in the context also must be different , for example in the context
of culture , religion , family , or a computer program which means the
truth is something that follows the rule ( the rule ) and the objectives
that have been agreed , and the error is an act of violation of the
purpose and
rules that have been agreed. Objectives and the deal was certainly in top form the
basis for humanitarian reasons and the things that are rational , then
formed a management and regulations that govern them . Then if there is a limitation that determine how far the
limits .
If we examine whether it is worth saying
something worth saying right or wrong , for example, we have the right
goals but the thing that we did was a violation of a value in the
regulations . Or we made a mistake but in ways or correct
view according to culture and human values . So which one is considered correct ? Is not that considered false . If we
can create a diagram on a review of truth and error , perhaps we can
judge the conscience
way
Action True False
True TRUE FALSE
Wrong WRONG WRONG
From the above table are more burdensome
for us to judge something is right and wrong according to us , whether
objective factor or factors the way , I think maybe to normal conditions
( cateris paribus ) or other factors eliminated . So our view
is something will be true if we had done the right purpose and in the
right way , the correct way is the manner that respects and upholds the
values and ethics that we as human beings can appreciate another man .
We are beings who have feelings and have a conscience ,
conscience is the center that can determine something is right or wrong .
We will not feel hurt if we ever get hurt ,
the best lesson is experience and maturity that was the deciding factor .
We must certainly feel a
lot can feel the feelings and suffering of others , instead of feeling
our own feelings and ignore the feelings of others . That's why
we can be said to be more noble and despicable , and we must ask whether
our actions that we only know about them or anyone else expects of
assessment .
If something we do only expect some of the other people or
the environment such as expecting praise , it was not an act of pure
heart and a clear purpose is wrong even if done in the right way . If we are then in lumpurpun our gold is still gold .
Ourselves if we dig deeper into the extraordinary , we are
creatures with a design that 's perfect design is really complex and
intricate comes with unequaled intelligence system . We are quite different from the super- advanced
robot programmed with VIP programming language , it still can not beat
our conscience as a human being . That 's the difference people can judge something that
is didepanya while the robot can only run a series of instructions
written in a programming language. That is the greatness
of the almighty who has created man .
Right and wrong in the culture like a computer program , it is
definitely a previously existing wrote such traditional leaders , or
chiefs. Everything is in accordance with the program objectives and how ,
written or otherwise called customary law . Then
the laws are passed from generation to generation in the form of stories
and myths whose goal is to run something by the rules for the good of
the cultural community . If something does not
run according to the programming language , it was considered a virus or
error , which causes the individual eventually excommunicated and
banished from the community .
Error and truth are needed to prepare an
order , regularity is not only written for humans , but nature was already
have a law , and as we feel right now, which has formed a natural result
of a causal laws that are formed without a written and results. Regularity of an atomic element
, surrounded by protons , electrons and neutrons , then pair up to form
molecules bind to each other , then form a substance . Does each atom can be paired with any
particular atom forming substances . The answer of course not , there are already rules that
govern it , and it is called the law of nature . without the written laws of nature and just be
consistent for obey . For example the law of gravity ,
thermodynamics , and others.
We are part of nature and in our bodies also work the laws of
nature that shape us , every cell of our bodies also work according to
the laws of nature . the law that has long been created . For the sake of
an order , and if it was intentional or accidentally violated , then it
is called anomalies , or anything that does not fit with the running as
it should , there are also named in the context of negative mutations or
cancer . The mutation could be a boon or a curse .
Regularity in the form of natural law is a
legal entity called a UNIVERSAL law , ie a law that regulates everything
. Extinction
law or the law of creation . Humans act as a chef 's kitchen that utilizes
the laws wisely for the common good . Then written in the
form of other laws , such as in the form of science subjects of physics ,
biology , chemistry . The laws are absolutely no indisputable act
except in a great energy that way. Such
laws run endlessly forming something new and some are destroying and
re-establish it in other forms .
COMMENT
Rabu, 06 November 2013
TRUE or FALSE
Apa yang dapat kita nilai dan
ketahui tentang arti perkataan benar atau salah, dan tentunya hal ini mengenai
perbuatan, tingkah, atau ucapan. Apakah perkataan tersebut lahir dari sebuah
nilai-nilai moralitas manusia yang disebut budaya atau mengenai perannya dalam
kehidupan manusia yang ada kaitannya dengan faktor keuntungan dan kerugian pada
kehidupan manusia itu sendiri. Ataukah ada peraturan yang hakiki yang
mengaturnya? Dari mana saja datangnya?
Kebenaran
atau kesalahan mungkin tidak lain seperti yang kita rasakan sekarang ini adalah
kebenaran dan kesalahan semu, kebenaran dan kesalahan yang datang dan lahir dari
budaya secara turun temurun dari nenek moyang kita, dari cerita yang lahir, dan
sesuatu yang lahir dari asimilasi dan komulatif sebuah budaya. Kebenaran di
mata manusia adalah sesuatu yang menguntungkannya secara pribadi atau golongan,
demikian juga kesalahan dipandang (dalam kacamata manusia) adalah sesuatu yang
dianggap merugikan dirinya atau golongannya, atau juga mungkin sesuatu yang
tidak enak didengar, tidak enak dilihat, dan tidak enak dirasakan. Memang
kedengarannya rancu, tetapi yang menjadi pertanyaannya adalah kapan dan dimana
saat pertama sejak kita dilahirkan, kita mengetahui tentang sesuatu itu benar
atau salah. Dari sudut pandang mana kita bisa merasakannya??
Kebenaran dan kesalahan dalam konteksnya juga pasti
berbeda-beda, misalnya dalam konteks budaya, agama, keluarga, ataupun program
sebuah komputer yang berarti kebenaran adalah sesuatu yang mengikuti rule
(aturan) dan tujuan yang sudah disepakati bersama, dan kesalahan adalah sebuah
tindakan pelanggaran atas tujuan dan aturan yang telah disepakati bersama. Tujuan
dan kesepakatan itu tentunya di bentuk atas dasar alasan kemanusian dan hal-hal
yang bersifat rasionalitas, kemudian dibentuk sebuah manajemen dan peraturan
yang mengaturnya. Lalu apakah ada sebuah batasan yang menentukannya, seberapa
jauh batasan itu.
Jika
kita telaah apakah sesuatu itu layak dikatakan benar atau layak dikatakan
salah, misalnya kita memiliki tujuan yang benar tetapi hal yang kita lakukan
adalah pelanggaran atas sebuah nilai dalam peraturan. Atau kita melakukan
kesalahan tetapi dengan cara-cara atau pandangan yang benar menurut budaya dan
nilai-nilai kemanusiaan. Lalu manakah yang dianggap benar? Bukankah itu
dianggap semu. Jika kita dapat membuat sebuah diagram mengenai tinjauan
kebenaran dan kesalahan, mungkin secara nurani kita bisa menilai
|
Cara
tujuan
|
Benar
|
Salah
|
|
Benar
|
BENAR
|
SALAH
|
|
Salah
|
SALAH
|
SALAH
|
Dari tabel diatas apakah yang lebih memberatkan buat kita
untuk menilai sesuatu itu benar dan salah menurut kita, apakah faktor tujuan
atau faktor cara, mungkin menurut saya untuk kondisi yang normal (Cateris
paribus) atau faktor-faktor lain ditiadakan. Maka pandangan kita adalah sesuatu
akan benar jika kita mempunyai tujuan yang benar dan dilakukan dengan cara yang
benar, cara yang benar adalah cara-cara yang menghargai dan menjunjung tinggi
nilai, dan etika kita sebagai manusia yang dapat menghargai manusia lain.
Kita
adalah mahluk yang memiliki perasaan dan memiliki hati nurani, nurani adalah
pusat yang bisa menentukan sesuatu itu benar atau salah. Kita tidak akan
menyakiti jika kita merasa pernah disakiti, pelajaran yang paling baik adalah
pengalaman dan itu adalah faktor penentu kedewasaan. Kita harus banyak bisa
merasakan tentunya merasakan perasaan dan penderitaan orang lain, bukan
merasakan perasaan kita sendiri dan mengabaikan perasaan orang lain. Itulah
mengapa kita bisa dikatakan lebih mulia dan lebih hina, dan kita harus
menanyakan apakah tindakan kita hanya kita yang mengetahuinya atau
mengaharapkan penilaian dari orang lain.
Jika
sesuatu yang kita lakukan hanya mengharapkan penilaian dari orang lain atau
lingkungan misalnya mengharapkan pujian, itu bukan merupakan tindakan yang
murni dari hati dan sudah jelas tujuannya adalah salah walaupun dilakukan
dengan cara yang benar. Jika kita adalah emas maka didalam lumpurpun kita masih
tetap emas.
Diri
kita jika kita gali lebih dalam sungguh luar biasa, kita adalah mahluk yang
sungguh sempurna dengan design rancang bangun yang sungguh komplek dan rumit
dilengkapi dengan sistem kecerdasan yang tiada taranya. Kita sungguh berbeda
dengan robot super canggih yang diprogram dengan bahasa pemrograman VIP, tetap
saja tidak bisa mengalahkan nurani kita sebagai manusia. Itulah bedanya manusia
bisa menilai sesuatu yang ada didepanya sedangkan robot hanya bisa menjalankan
serangkaian instruksi yang ditulis dalam bahasa pemrogramannya. Itulah
kebesaran yang maha kuasa yang telah menciptakan manusia.
Salah
dan benar Dalam budaya seperti sebuah program komputer, sudah pasti dahulunya
sudah ada yang menulisnya misalnya ketua adat, ataupun kepala suku. Semuanya
sudah di program sesuai dengan tujuan dan caranya, tertulis maupun tidak
tertulis yang disebut hukum adat. Kemudian hukum-hukum tersebut diwariskan
secara turun temurun dalam bentuk cerita dan mitos yang tujuannya adalah agar
sesuatu dijalankan sesuai aturan demi kebaikan komunitas budaya tersebut. Jika
sesuatu yang dijalankan tidak sesuai dengan bahasa pemrograman tersebut maka
hal itu dianggap sebuah virus atau kesalahan, yang menyebabkan individu
tersebut akhirnya dikucilkan dan dibuang dari komunitas.
Kesalahan
dan kebenaran dibutuhkan untuk menyusun sebuah keteraturan, keteraturan itu tak
hanya tertulis untuk manusia, tetapi alampun sudah memiliki hukumnya, dan
seperti yang kita rasakan sekarang ini, alam yang sudah terbentuk merupakan
hasil sebuah hukum sebab akibat yang tanpa tertulis dan sudah membentuk
hasilnya. Keteraturan sebuah unsur atom, dengan dikelilingi proton, elektron
dan neutron, kemudian saling mengikat berpasangan membentuk molekul, kemudian
membentuk sebuah zat. Apakah masing-masing atom dapat berpasangan dengan
sembarang atom membentuk zat tertentu. Jawabannya tentu tidak, sudah ada aturan
yang mengaturnya, dan itulah yang disebut hukum alam. hukum yang tanpa tertulis
dan hanya alam saja yang konsekwen untuk mentaatinya. Misalnya hukum gravitasi,
termodinamika, dan lain-lain.
Kita
adalah bagian dari alam dan didalam tubuh kita juga bekerja hukum-hukum alam
yang membentuk diri kita, setiap sel tubuh kita juga bekerja menurut hukum
alam. yaitu hukum yang telah lama diciptakan. Demi sebuah keteraturan, dan jika
hal itu disengaja atau tanpa sengaja dilanggar, maka itulah yang disebut
anomali, atau sesuatu yang berjalan tidak sesuai dengan sebagai mana mestinya,
ada juga yang menamakannya mutasi atau dalam konteks negatif kanker. Bisa saja
mutasi itu sebuah anugerah atau sebuah kutukan.
Keteraturan
dalam bentuk hukum-hukum alam tersebut merupakan sebuah hukum kesatuan yang
disebut hukum UNIVERSAL, yaitu sebuah hukum yang mengatur semuanya. Hukum
penciptaan ataupun hukum kemusnahan. Manusia bertindak sebagai koki didapur
yang memanfaatkan hukum-hukum itu secara bijak untuk kebaikan bersama. Kemudian
dituliskan dalam bentuk hukum-hukum yang lain, misalnya dalam bentuk pelajaran
ilmu pengetahuan fisika, biologi, kimia. Hukum-hukum tersebut bertindak mutlak
tanpa terbantahkan kecuali dalam sebuah energi yang besar yang menghalanginya. Hukum-hukum
tersebut berjalan tanpa henti membentuk sesuatu yang baru dan ada juga yang
menghancurkan dan membentuknya kembali dalam bentuk lain.
Langganan:
Postingan (Atom)